Rabu, 03 Agustus 2011

untukmu bunga

maaf
aku bukan orang bijaksana
aku beracun tajam
busuk
pikiranku sering tak masuk logika cerdasmu
jarak, kukira itu yang terbaik
tak apa sakit ini, asal kau bersih
kau tak teracuni
betapa sebenarnya ingin bersama
tapi sadar, akan ada luka
kosong
hampa
kelam
rindu
ah benci akui ini sebenarnya
dengan respon dinginmu
sesakit itukah kau? karenaku


aku lelah sembunyikan ini semua
sangat lelah
aku benci bersikap semuanya baik-baik saja
seolah tak ada apa apa
aku benci!
terserah kau mau bagaimana
aku rindu bungaku. hanya kau
tanpa dia tanpa mereka
aku mencintaimu
embun dan bunga, kapan lagi?
kakak yang tidak becus,

Hersinta Retno
Share:

1 komentar: