"Cintai sesuatu yang nggak bakal pernah bertepuk sebelah tangan (bc:Allah)"
"Kamu tau kamu lemah, makanya Allah kasih kamu masalah ini biar kamu KUAT"
"Terus kenapa kalo udah jalan jauh banget ke cabang yang salah? Itu masih ada cabang jalan di depan. Pilih aja yang menurutmu bakal ndeketin dirimu ke surgaNYA. Toh nek diliatin terus jarak itu juga gak bakal ngrubah apa-apa. Ayo melangkah!"
"Yang namanya saudara itu nggak ada lagi yang namanya sungkan. Saudara itu memaklumi nek saudaranya uring-uringan. Saudara ada untuk menenangkan, berbagi beban. Ikatan saudara seiman itu sangat kuat."
"Kau tau kenapa usaha ini semua rasanya sakit? Karena surga itu nggak murah!"
"Jangan gampang cerita kalo kagum sama lawan jenis, karena bisa saja tempatmu cerita itu adalah calon istrinya besok"
"Ibadah emang bagus banget, itukan hubungan personalmu ke penciptamu. Itu hakmu. Tapi jangan lupakan hak-hak orang disekitarmu."
"Lakukan ibadah itu semampumu. Jangan mempersulit diri sendiri." ---> inti hadist arbain no 9
"Kenapa harus berkutat di kekurangan terus? eksplor dirimu yang lain!"
Ada cerita bagus:
"Alkisah disuatu tempat ada seorang lelaki tua dan keledainya yang sudah tua juga. Sang keledai adalah satu-satunya sahabat sang lelaki tua. Tenaga keledailah satu-satunya cara untuk menyambung hidup sang petani. Suatu hari keledainya masuk sumur. Pak tani bingung. Pertamanya dilemparin tali, disuruh si keledai buat pegangan tali, tapi belum berhasil. Yang kedua talinya diikat jadi laso, dilempar. Malah leher keledai yang terjerat, belum berhasil lagi. Trus pak tani ngasihin bambu dan meminta keledai untuk menjepitkan kakinya di bambu biar bisa ditarik sama pak tani. Tapi belum berhasil lagi. Pak Tani udah lelah bangeeet. Akhirnya beliau pasrahkan keledainya, kan itu punya Allah. Dia ambil cangkul dan berniat untuk mengubur keledai itu didalam sumur. Si keledai marah awalnya. Timbunan tanah pertama dia nghindar, kedua juga. Dan dia berpikir bahwa timbunan ini dimaksudkan pak tani untuk menaikkan dia dari sumur itu. Dia mengangkat kakinya, naik ke atas timbunan tanah yang jatuh ke dasar. Gitu terus sampe gundukannya udah tinggi. Pak tani udah sedih banget, dikiranya keledai sudah tinggal nama. Tapi pas berbalik ternyata keledainya udah di belakangnya. Subhanallah, masih hidup dan utuh (?). Itulah keajaiban baik sangka. Padahal tadi kan timbunan itu dimaksudkan untuk mengubur dia " :')
Subhanallah, hari ini luar biasa. Uhibbukum fillah :')
Sumber: RS, AF, NW, dan kawan2 lingkaran
sering^^ aja eapz pink2 :) makasiiih ^_^
BalasHapus